Dear Tuan, Nyonya

 Dear Tuan, Nyonya

Kalian berlima itu adalah kapten, pemimpin, panglima perang dari KPK.

Tugas kalian adalah memimpin penyidik2 paling berintegritas, paling berani melawan korupsi. Kalian berlima berdiri di depan, memimpin mereka, sekaligus melindungi mereka dari serangan siapapun.

Bukan sebaliknya, membiarkan anak buah kalian malah jadi bulan2an pihak lain. Malah membiarkan mereka ditendang keluar. Kalian seharusnya bilang, 'Langkahi dulu mayat saya sebelum kalian merecoki anak buah saya.'

Tuan, Nyonya, sejarah akan mencatat, apakah kalian berlima ini berkontribusi memperkuat KPK atau sebaliknya melemahkan. Kalian jelas telah mencatat sejarah: SP3 pertama. Belum lagi kasus2 lain, yg wah, lama2 kalian mirip sekali dgn lembaga tetangga, yg jago membungkus sesuatu.

Maka, ayolah, gunakan nurani terakhir kalian.

Kalianlah 5 kapten dari KPK, kalian harusnya membela habis2an penyidik berprestasi kalian. Bukan sebaliknya, membiarkan mereka diterkam siapapun, lantas dibuang.

**Tere Liye, penulis novel 'Negeri Para Bedebah'




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketahui 4 Penyebab Timbulnya Rasa Sakit Saat Berhubungan Intim

Ora bosen-bosen